Senin, 26 Desember 2016
Toleransi Rasulullah saw dalam Urusan Agama
Hadhrat H. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a. beliau menuliskan:
Rasulullah saw. bukan saja menekankan pada kebaikan toleransi dalam urusan agama, tetapi memberikan contoh-contoh yang sangat tinggi dalam urusan ini. Suatu perutusan suku Kristen dari Najran menghadap kepada beliau di Medinah untuk bertukar pikiran mengenai masalah-masalah keagamaan. Di dalam rombongan itu terdapat tokoh-tokoh gereja. Percakapan diadakan di dalam mesjid dan berjalan selama beberapa jam. Pada suatu saat perutusan itu minta izin meninggalkan mesjid dan mengadakan upacara kebaktian di suatu tempat yang tenang. Rasulullah saw. bersabda bahwa mereka tidak perlu meninggalkan mesjid yang memang merupakan tempat khusus untuk kebaktian kepada Tuhan dan mereka dapat melakukan ibadah mereka di situ (Zurqani).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar