Senin, 26 Desember 2016

Pergaulan Rasulullah saw

Hadhrat H. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a. beliau menuliskan:

Beliau selamanya memilih pergaulan dengan orang-orang baik dan jika beliau melihat suatu kelemahan pada salah seorang dari para sahabat, beliau menegurnya dengan ramah secara berempat mata. Abu Musa Asy’ari meriwayatkan, “Rasulullah saw. menggambarkan faedah yang dapat diraih dari teman-teman yang baik dan kawan yang saleh, dan kerugian yang dapat diterima dari sahabat-sahabat yang rawan susila dan kawan-kawan yang buruk dengan mengatakan, ‘Seorang yang mengadakan pergaulan dengan orang-orang saleh adalah serupa orang yang membawa kesturi. Jika ia mempergunakannya ia mendapat faedah, jika menjualnya ia mendapat laba dan jika ia hanya menyimpannya pun akan menikmati kaharuman. Seseorang yang bergaul dengan orang rawan susila adalah serupa dengan orang yang meniup ke dalam tungku arang, apa yang dapat diharapkan daripada dia hanya bunga api yang dapat hinggap di pakaiannya dan membakarnya atau asap yang keluar dari tungku itu akan memusingkan kepalanya.” Beliau biasa mengatakan bahwa watak seseorang dibentuk serupa dengan sifat pergaulannya dan bahwa oleh karena itu seseorang hendaknya berhati-hati dan mempergunakan waktunya bergaul dengan orang-orang baik (Bukhari dan Muslim).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar